Kopi Indonesia di Jerman

ilustasi Kopi biji dan gelas Merah. Sumber : Pixabay

BUTONISLANDTRAVELLING.COM - Anda tahu? Kopi asal Indonesia ternyata tidak hanya disukai oleh masyarakat Indonesia sendiri. Akan tetapi juga warga luar negeri menyukai kopi asal Indonesia. Salah satu negara yang menjadi tempat tumbuhnya bisnis kopi kepunyaan Indonesia adalah Jerman.

Kedai kopi Indonesia hadir pertama kalinya di Jerman, tepatnya di kota Numberg. Seorang pembisnis kopi, Sascha Bayu Handono, pria berdarah Indonesia-Jerman, memerkenalkan kopi Indonesia dengan membuka sebuah kedai bernama My Bali Coffee di pusat kota Tua Altsadt, Nurnberg sejak tahun 2016 lalu.

Menggunakan jejaring bisnis kelurganya untuk mendatangkan produk kopi Indonesia ke Jerman. Sascha, menjual beberapa produknya yang di datangan langsung dari Indonesia, di antaranya Tiger (Kopi Gayo Aceh), Mandheling, Balista (Kopi Bali), Luwak, Lintong, dan Robusta.

Selain itu, Coffe shop tersebut menjual beberapa produk seperti Eskpresso, Cafe Crema, Cafe Vino, serta pernak-pernik aksesoris dan kerajinan tangan dari rotan Bali.

Konsul Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) Frankfrurt, Acep Soemantri saat meresmikan kedai My Bali Coffee, mengatakan kota tua Altstadt, Nurnberg, merupakan salah satu tujuan utama wisatawan domestik Jerman maupun Internasional. Sehingga, menurutnya hal itu merupakan salah satu strategi yang tepat bagi My Coffee Bali untuk memperkenalkan produk asal Indonesia itu.

Hal ini pun membuat Konjen RI Frankfurt mengapresiasi Sascha Bayu Handono selaku pemilik My Bali Coffe dan tim yang telah berkontribusi memasarkan produk Indonesia di Jerman.

Tak tanggung-tanggung, sebagai dilansir dari AntaraCom, saat peremian My Bali Coffee pada 2016 sila itu juga turut dihadiri perwakilan pemerintah Kota Nurnberg, organisasi integrasi budaya Nurnberg, awak media, perwakilan dari KBRI Berlin, Indonesia Trade Promotion Centre (ITPC), Hamburg, Atase Pertanian, dan Atase Perindustrian KBRI Brussels.

Kopi Indonesia Siap Rebut Hati Warga Jerman

Selain beberapa jenis kopi yang suda di ekspor di atas, baru-baru ini Indonesia kembali mengekspor bebera jenis kopi ke Jerman sekitar 1,5 ton biji kopi, antaranya Kopi Boyolali-Merbabu, Toraja, dan Flores-Bajawa. Pelepasan perdana ekspor ketiga jenis kopi ini dilakukan secara resmi dilakukan pada Kamis (4/3) dari Pelabuhan Tanjung Priuk ke Pelabuhan Hamburg di Jerman.

Jerman merupakan importil biji kopi terbesar di Eropa, Jumlahnya mencapai 1,1 juta ton per tahun. Secara volume saat ini ekspor kopi Indonesia di Jerman berada di urutan ke-4, masi kalah dari Brazil, Vietnam dan Kolombia. 

Duta Besar Indonesia di Berlin, Arif Hasar Oegrosono, memproyeksikan tiga varian kopi ini akan menambah kopi Indonesia yang suda akrab di pasar Jerman. Menurutnya, selama ini Kopi Indonesia mendapat tempat di hati para penikmat kopi di Jerman. Bagi mereka Kopi Indonesia memiliki aroma dan cita rasa yang khas.

Posting Komentar

0 Komentar