Lima Gunung Tercantik di Indonesia Menurut Fiersa Besari


BUTONISLANDTRAVELLING.COM – Perihal gunung memang selalu menarik untuk dibahas oleh para traveler, terlebih lagi mereka yang hobi mendaki gunung. Kalau para pendaki yang sudah terbiasa melalang buana dari gunung ke gunung tentunya suda punya referensi dan versi sendiri, gunung apa saja yang menjadi primadona baginya.

Termasuk salah satu youtuber yang hobi mendaki gunung ini, Fiersa Besari. Sebagai referensi untuk para sahabat traveler yang suka menikmati tantangan, Fiersa Besari merekomendasikan lima gunung tercantik di Indonesia. Penasaran dimana saja lima gunung tercantik versi Fiersa Besari? Ini dia kami rangkumkan untuk Anda.

1. Gunung Merbabu

Panorama Gunung Merbabu. Sumber : facebook Backpacker Nusantara

Mungkin ini hal yang paling subjektif, tapi bagi Fiersa Besari, gunung yang selalu ada di hatinya adalah Gunung Merbabu.

Pertama kali mendaki di Gunung Merbabu pada tahun 2015, Fiersa Besari mendapatkan cuaca buruk dimana juga puncak tertutup kabut tebal. Yang paling mencuri hati Fiersa Besari saat pendakian keduanya, dimana dia bersama rombongannya datang lewat jalur swanti yang dimana saat itu baru saja dibuka. Dimana sebelumnya jalur pendakian yang terkenal di Gunung Merbabu ada dua yakni jalur selow sama jalur wokas.

Jalur yang pernah dilewati Fiersa sebelumnya adalah jalur wokas, dimana saat melewati jalur wokas ini, kata dia, pendaki seperti saat worklembing karena bebatuan, sementara jalur selow ini jalur yang paling lambat tapi paling nyaman. Sementara jalu yang dilwatinya terakhir kali yakni swanting, jalur yang lumayan menantang baginya. Jalur swanting ini juga merupakan jalur air, jadi saat melawati jalur ini, menurutnya Anda tidak perlu hawatir kehabisan air karena di jalur ini terdapat banyak mata air.

Namun saat melewati jalur ini, Fiersa juga mengingatkan agar berhati-hati karena jalurnya lumayan licin dan susah dapat pegangan, sampe-sampe sang istri Fiersa hampir nyerah. Namun yang menguatkan dia saat itu karena suda hampir senja, jalurnya terbuka semapai atas terlihat Sindoro Sumbing di kejauhan. Dan itu menurut fiersa menjadi pemandangan yang sangat cantik yang membuat istrinya kenbali bersemangat hingga akhirnya sampai  ke Pos Air.

Alam Sabana Gunung Merbabu. Sumber : Facebook Jejak Langkah

Dan yang menarik perhatiannya di Merbabu adalah saat turun lewat jalur selow, dimana saat itu suda sore sehingga mendapatkan panorama yang sangat indah, merapi dikejauhan yang dilatari dengan senja yang membuatnya untuk enggan buru-buru turun dan  akhirnya memutuskan untuk bermalam di padang sabanah dua. Di padang  sabanah dua ini  Fiersa Besari dan sependakiannya mendapat kejutan milkewei yang ia sendiri susah untuk jabarkan dengan kata-kata.

Tak berhenti disitu, pendakian kedua ini telah memberi banyak hadia untuk Fiersa, saat pagi hari, ia dan kawan-kawan sependakiannya dihadiai sunrise, hingga benar-benar Merbabu telah mencuri hatinya.      

2. Gunung Semeru

Gunung Semeru. Sumber Tribun travel

Gunung tercantik ke dua yang pernah didaki oleh Fiersa Besari adalah Gunung Semeru. Sekalipun saat ini Semeru suda ramai, tapi bagi Fiersa Besari orang-orang datang ke Semeru  bukan cuman dampak dari Film yang pernah membuming dimasahnya. Tapi kata tida, waktu film itu keluar kita semua masi hidup dalam diamana internet baru menyebarkan segala sesuatu.

Sebelum itu juga, menurutnya Soe Hoek Gie pernah membawa-bawa semeru dengan peralatan pendakian yang belum lengkap dan malah menurut dia saat itu  Soek Hoek Gie memakai celana pendek saat mendaki di Semeru dan jarang yang menyalahkan karena tidak  seviral film 5 CM keluar. Sehingga menurutnya bukan hanya soal filmnya tapi juga media sosial yang saat itu suda begitu masif menyebarkan sehingga orang jadinya sembarangan ke Gunung.

Semeru menjadi gunung tercanti bagi Fiersa Besari karena menurutnya yang bikin cantik semeru bukan hanya puncaknya, justru menurut dia, puncak semeru biasa saja dibandingkan dengan jalurnya. Dimana menurutnya Semeru punca kecantikan di Ranukumbolo, danau di atas Gunung.

Di Ranukumbolo memiliki cuaca yang dingin, namut kata dia, hal itu akan segera terbayar ketika mentari pagi perlahan naik di antara dua bukit di Ranukomolo, dan itu sangat indah sekali.

Danau Ranu Kumbolo. Sumber : Zonawisata

Setelah dari Ranukumbolo, ada tanjakan cinta, mitosnya ketika naik di tanjakan cinta tidak boleh menengok ke belakang, dan kalau mendoakan dalam hati nama gebetan Anda tanpa melihat kebelakang konon katanya akan jadian sama orang tersebut. Memang sih itu mitos, tapi menurut Fiersa Besari hal itu akan menyenangkan jika hal itu kita artikan kalau lagi mengejar sesuatu jangan terlalu banyak melihat kebelakang meskipun seindah apapun yang ada di belajang karena tujuan kita adalah kedepan.

Nah,  dari atas tanjakan cinta kita bisa melihat hamparan Ororombo, dari Ororombo jalan terus sampai di Kali Mati, lalu camp di kali mati, melewati Arcopodo,  dari Arcopodo melewati batas vegetasi dan akhirnya menempu perjalanan paling sulit di Semeru, dimana ketinggian sampai 70 derajat dan orang-orang biasa menyebutnya naik satu langkah turun tiga langkah.

Kenapa sampai sesusa itu, menurut Fiersa Besari, selain bidangnya yang sangat miring tapi juga medanya pasir sehingga saat mendaki seperti tergelincir terus seperti main ski. Hal ini  kata dia, rasionya saat naik bisa sampai 4 dan 6 jam sementara turunya hanya butuh 20 menit sampai 30 menit.

Dan hal yang paling berkesan bagi Fiersa Besari saat muncak di Semeru yakni saat pendakian keduanya, dimana saat itu Fiersa sampai kepuncak bersamaan dengan matahari yang baru terbit. Dan yang paling menyenangkan dari Semeru menurut Fiersa Besari adalah saat ramai. Dimana, kata dia, saat mendaki di semeru saat ramai pasti setiap pendaki akan merasakan berpelukan dengan pendaki lain terus mencium bendera, itu menjadi hal luar biasa, baginya ada hal magis yang tidak bisa diungkapkan. Bukan hanya soal keindahan Semeru atau Mahamerunya saja, tapi juga bisa merasakan kebersamaan dengan para pendaki lain. Dan hal tersebut harus kalian alami.    


3. Gunung Rinjani

Gunung Rinjani. Sumber Tribun Travel

Bagi Fiersa, gunung ke tiga tercantik yang pernah ia daki adalah Gunung Rinjani. Sekalipun saat berada di gunung ini Fiersa tidak mengabadikan dan membagikannya di Youtube miliknya sebagaimana kebiasaannya selama ini. Ternyata Fiersa Besari suda dua kali loh, mendaki Gunung Renjani, yakni pada tahun 2016 dan tahun 2017 lalu.

Sebelum tibah di puncak rinjani, para pendaki akan melewati terlebi dahulu bukit penyesalan. Kenapa disebut sebagai bukit penyesalan, kata Fiersa, karena bukit ini memiliki pemandangan  yang sangat cantik. Saking cantiknya, saat sampai di atas bukit ini para pendaki akan merasa kalau telah sampai di puncak rinjani, padahal di belakangnya masi ada lagi tujuh bukit mesti didaki  hingga benar-benar sampai ke puncak Rinjani.

Selama perjalanan para pendaki akan disuguhkan pemandangan yang terpampang indah hingga tiba di Pelawangan Sembalun. Di pelawangan sembalun, setiap pendaki akan tertarik untuk camp dengan pemandangan senjah yang langsung di depan mata.

Akan tetapi, menurut Fiersa Besari di Pelawangan Sembalun anginnya cukup besar sehingga disarankan saat mendaki disana untuk berhati-hati terlebih lagi barang bawaan.  Selain angin yang perlu dijaga juga saat disini adalah kera. Karena menurut Fiersa Besari, Kera disini pintar-pintar, mereka bisa mengambil makanan dan mencuri sampah-sampah para pendaki.

Sebelum ke puncak, baiknya menurut Fiersa, ketika mendaki di Gunung Rinjani agar menginap satu malam terlebih dahulu di Pelawangan Sembalun ini. Ketikan Pelawangan Sembalun sendiri sekitar 2.900an Mdpl sehingga untuk sampai kepuncak Rinjani masi ada sekitar 800 mdpl.

Hal yang belum dikunjungi Fiersa Besari sendiri saat berada di Gunung Rinjani adalah mengunjungi Segar Anak, sehingga suatu saat nanti Fiersa punya kesempatan untuk mendaki lagi di Rinjani, katanya ia akan memancing disana.  
  

4. Gunung Kerinci

Panorama Gunung Kerinci. Sumber : Fb Kerinci Travelling

Bagi Fiersa Besari, gunung tercantik lainya adalah Gunung Kerinci di Sumatera. Saat mendaki di gunung ini Fiersa Besari dan kawan-kawanya melewati jalur Kasiktuo.

Saking tingginya, di Gunung Kerinci ini, kata Fiersa Besari, nama campnya tidak hanya dinamai dengan sistem pos, tapi juga pos dan selter.
Jadi saat mendaki digunung ini, harus melewati pos 1, pos 2, dan Pos 3. Dan setiap pendaki tidak direkomendasikan untuk menginap di pos-pos tersebut karena sebagaimana gunung-gunung kebanyakan di Pulau Sumatera, di Gunung Kerinci juga masi terdapat banyak Harimau di dalamnya.

Untuk menghadiri hal yang tidak diinginkan setiap pendaki diharuskan untuk membangun camping di wilayah selter. Di Selter ini tumbuhan yang hidup suda semakin sedikit sehingga binatang buas itu suda tidak bisa bersembunyi.
Tapi jangan hawatir, rasa lelah saat mendaki disini akan terbayar dengan keindahan puncaknya yang sangat cantik. Dan pemandangan indah ini suda anda akan jumpai sejak di Pos 1. Ya, sekalipun harus melewati jalur yang sangat menantang dan licinya akar-akar pohon.

Di Pos 3, anda akan menginap dengan landscape alam yang sangat cantik. Ditambah lagi pemandangan dari puncaknya yang menawan dengan kawah yang masih aktif akan menambah pengalaman yang menabjukan. Sehingga bagi Fiersa Besari sendiri, Gunung Kerinci merupakan Gunung yang sangat dia rekomendasikan untuk Anda yang suda beberapa kali mendaki gunung. Bagi anda yang baru mau mencoba, Fiersa menyarankan agar Gunung Kerinci untuk tidak dijadikan Gunung pertama bagi anda yang pemula.    


5. Gunung Gede

Panorama Gunung Gede : fb BBC news Indonesia 

Yang terakhir gunung tercantik menurut Fersa adalah Gunung Gede. Bagi Fiersa Besari untuk merasakan sensasi mendaki di gunung yang terletak di Provinsi Jawa Barat ini yakni melewati jalur trek putri. Menurut Fiersa Besari Gunung Gede merupakan salah satu gunung yang cukup menantang, dimana kata dia, saat menadaki gunung ini para pendaki langsung menyusuri hutan dan sejak awal nanjak tidak ada pemandangan yang akan dijumpai selain hutan lebat.

Namun, setelah menanjak beberapa jam sebelum mencapai puncak, pendaki akan disugukan pemandang sabanah yang luas. Pastinya ini menjadi pengalaman tersendiri bisa mengabadikan momen ketika berada disini, hanya saja saat Fiersa Besari dan kawan mendaki tiba dipadang sabanah ini suda malam hari. Ya, pastinya sahabat traveling pasti tahu lah, tidak bisa melihat pemandangan dengan jelas ketika malam hari.

Safana di Gunung Gede. Sumber : fb. Pendaki Gunung Indonesia

Di padang sabanah ini lah Fiersa Besari dan para pendaki lainya mendirikan tenda. Namun yang paling mengagumkan dari Gunung Gede ini adalah puncaknya. Dari puncak Gunung Gede, dapat menikmati pangorango dengan pemandamgan yang alam yang menawan.

Nah itu dia lima gunung tercantik menurut Fiersa Besari. Hal itu menurutnya setiap perjalanan memiliki cerita yang berbeda-beda. Ini versi Fiersa Besari, dimana versi kamu?

Posting Komentar

0 Komentar