Menghirup Kesejukan Alam Awal Tahun 2020 di Bukit Lamando Rongi Buton Selatan

Seorang Gadis di puncak bukit Lamando Rongi Buton Selatan

Bukit Lamando Rongi - Sebuah bukit dengan hamparan yang mempesona, yang biasanya hanya saya saksikan pada postingan teman-teman di media sosial yang melakukan traveling di bukit ini. Tepat diakhir tahun 2019 saya berkesempatan mengunjungi bukit yang terletak di Desa Rongi, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan (Busel) ini.

Layaknya bukit Teletubies, gundukan-gundukan padang savana yang membentang luas bernama bukit Lamando itu kami jejaki bersama lima orang teman lainnya. Sejak sore dari kota Baubau menyusuri jalan poros Baubau-Pasarwajo kemudian mengambil jalur kanan di jalur jalan poros Buton Selatan. Sekalipun harus berhenti beberapa kali untuk bertedu dari hujan, sekitar 1 jam akhirnya tiba di lokasi yang kami tujuh, bukit Lamando di Desa Rongi.

Hari suda petang saat disana, kabut pun menyelimuti pendakian kami. Samar-samar hamparan padang savana yang membentang luas dengan bukit-bukit kecil menyambut kedatangan kami. Udara sejuk menyelimuti perjalanan, namun seolah kalah dengan peraduan keringat saat menjejaki setapak demi setapak menaiki bukit yang berada diketinggian sekitar 300 meter dari permukaan air laut itu.

Cukup menguras keringat untuk mencapai puncak bukit.  Namun semangat untuk mengawali tahun 2020 dengan kesejukan alam bukit Lamando Desa Rongi telah menghilangkan semuanya. Di atas puncak, kami tak sendiri, ada rombongan lain yang terlebi dulu tiba. Mereka sekolompok anak muda yang semisi dengan kami, menikmati kesejukan alam awal tahun 2020 di bukit Lamando.

Para traveling di bukit Lamando Rongi Buton Selatan.

Sejak awal dikenal kalangan traveler hingga saat ini, bukit Lamando selalu menjadi tempat favorit anak muda untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan seremonial di hari-hari besar nasional. Pengibaran bendera merah putih saat HUT kemerdekaan RI, peringatan sumpah pemuda sampai momen pergantian tahun seperti yang kami lakukan saat ini.

Dari atas bukit, udara malam begitu sejuk, kolong-kolong langit dipenuhi bintang gemintang, cuaca malam begitu bersahabat,. Tenda-tenda dengan sorotan lampu headlamp membingkai wajah bukit Lamando. Di atas gundakan bukit yang lain terlihat bebera deretan tenda berdirih di kejauhan. Sejauh mata memandang, di bawah bukit, terlihat lampu-lampu dari pemukiman penduduk menghiasi  pemandangan malam di bukit ini.

Di seper dua malam, letupan bunyi dan mekar kembang api dari warga di desa-desa terdekat mulai menghiasai kolong-kolong langit saling bersahutan. Tak mau kelewat momen, di posko bukit seberang juga menyalakan kembang api, tak sebegitu banyak, namun pemandangan yang dihasikan suda cukup memuaskan mata dan menjadi tanda, tahun 2019 telah berakhir dan menjadi tanda peraduan di tahun 2020 telah dimulai.

Satu jam memasuki tahun 2020. Suasana camping di bukit Lamando Desa Rongi mulai renggang. Sebagian telah kembali mengisi tenda masing-masing dan memilih beristrahat, setelah memanjatkan do'a dan harapan-harapan yang ingin dicapai di tahun 2020. Sebagiannya lagi masi melanjutkan cerita, memilih bertahan menyambut fajar di awal tahun 2020 dan bergadang sepanjang malam.

Seorang pujangga berpose di bukit Lamando Rongi Buton Selatan

 Saat pagi, di ufuk timur, fajar baru saja memulai perjalanannya, muncul di antara bebukitan dengan kemilau warnanya yang keemasan, sesekali terhalang awan mendung.  Dari atas bukit pemandangan  alam begitu jelas, potongan ranting-ranting kayu masi terlihat hitam sisa lalapan api terlihat jelas, savana yang biasanya hijau dimusim hujan dan berwarna coklat keemasan saat dimusim panas, kini terlihat gundul, bukit Lamando baru saja  mengalami kebarakan sehingga rerumpatannya baru saja tumbuh hijau beberapa centimeter.

Di hadapan bukit, terlihat pepohonan hijau nan rimbun di hutan Desa Rongi diselimuti kabut yang begitu menawan dipandang mata. Di kejauhan, terlihat keindahan laut banda membentang luas di hadapan bukit ini. Selain menikmati sunset dari atas bukit, pemandangan pagi seperti ini selalu menjadi momen yang  tunggu-tunggu para  traveler yang mendaki di bukit ini.

Tidak ada pepohonan yang tinggi tumbuh di bukit ini. Tapi uniknya, saat berada di atas bukit ini di siang hari, sekalipun cuaca sedang panas kita tetap merasakan udara yang sejuk. Memutuskan kamping di atas bukit ini harus tetap berhati-hati, karena sesekali badai di atas bukit ini cukup keras.

Bukit Lamando merupakan bukit terpanjang di Sulawesi Tenggara dengan hamparan padang yang sangat luas. Untuk sampai kebukit ini, menempuh dari Kota Baubau dengan perjalanan normal hanya memakan waktu tempuh 30 menit menggunakan kendaraan pribadi.

Seorang gadis tengah menikamti keindahan alam di atas bukit Lamando Rongi

Meskipun harus menempuh perjalanan yang panjang untuk menyusuri bukit dan sesekali harus berhenti karena lelah saat mendaki bukit. Sesampainya di atas bukit semuah lelah yang dirasakan terbayar dengan pemadangan alam yang begitu memukau, pepohonan hijau di hutan Rongi, kabut tebal, senja dan  padang savana yang terhampar luas di bukit Lamando, Desa Rongi menjadi petualangan awal tahun 2020 yang menabjubkan.

Buton Selatan, 1 Januari 2020
Catatan Perjalanan awal tahun 2020, 

Posting Komentar

0 Komentar