Jenis Jenis Wisata dan Contohnya di Indonesia



Jenis Jenis Wisata dan Contohnya di Indonesia - Wisata adalah kegiatan perjalanan yang dilakukan seseorang atau kelompok dengan tujuan rekreasi atau hiburan, edukasi serta memiliki persiapan tentang kegiatan perjalanan tersebut dengan jangka waktu terntentu. Secara etimologi wisata berarti perjalanan atau berpergian. Sementara menurut UU No. 10 Tahun 2009 tentang Pariwisata menyebutkan, wisata merupakan berbagai kegiatan wisata yang didukung oleh berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan oleh masyarakat, pengusaha, pemerintah, dan pemerintah daerah.

Tapi taukah kha kita apa saja jenis-jenis wisata? Ini dia kami akan sebutkan jenis-jenis wisata yang ada di Indonesia berdasarkan tempat dan contonya.

1. Wisata Alam dan Contohnya di Indonesia

Wisata Alam bukit Lamando Rongi.  Foto : Amrin Lamena
Wisata Alam atau Ekowisata adalah suatu perjalanan yang memanfaatkan potensi sumber daya alam dan lingkungan sebagai objek tujuan wisata. Dimana objek wisata ini bisa menyuguhkan panorama keindahan alami dan keajaiban alam, yang bisa memberikan kesejukan, membuat kita merasa nyaman dan menghilangkan stress dan lain sebagainya. Contoh wisata alam yang ada di Indonesia adalah Pantai, Gunung, Hutan, Danau, Kawah, air terjun dan lain-lain.

Wisata alam atau ekowisata juga dibagi dua jenis yanki Wisata Maritim Atau bahari dan Wisata Cagar Alam (Taman Koservasi).
  • Wisata Maritim atau Wisata Bahari
Wisata Maritim atau bahari adalah kegiatan wisata yang selalu dikaitkan dengan air seperti : olahraga air, danau, pantai, teluk dan laut seperti memancing, berlayar, diving atau menyelam sambil memotret, kompetisi berselancar, balapan dayung, melihat-lihat taman laut dengan pemandangan yang indah di bawah permukaan air laut dan berbagai rekreasi perairan yang dilakukan di daerah-daerah maritim. Di Indonesia banyak tempat dan daerah yang memiliki potensi wisata maritim, seperti Pulau Hoga di Wakatobi, pulau seribu di Teluk Jakarta, Danau Toba, Pantai Pulau Bali, dan taman Laut di Kepulauan Maluku dan daerah lainya. Jenis ini disebut juga Wisata Tirta. 
  • Wisata Cagar Alam (Taman Konservasi)
Wisata cagar alam atau taman konservasi adalah wisata hayati untuk melihat pohon atau tanaman, dan hewan-hewan dalam habitat tertentu. Biasanya wisata cagar alam atau taman konservasi terdapat tour guide dari pemerintah setempat untuk memandu setiap wisatawan yang berkunjung. Cotohnya cagar alam, hutan lindung, hutan daera pegunungan yang kelestariannya dilindungi oleh Undang-Undang.

Wisata cagar alam ini banyak dilakukan oleh para penggemar dan pecinta alam dalam kaitannya dengan kegemaran memotret binatang atau marga satwa serta pepohonan kembang beraneka warna yang memang mendapat perlindungan dari pemerintah dan masyarakat setempat. Kegiatan wisata ini juga banyak dikaitkan dengan kegemaran akan keindahan alam, kesegaran hawa udara di pegunungan, kenekaragaman serta keajaiban flora dan fauna yang jarang terdapat di tempat-tempat lain. Contoh wisata cagar alam yang berkembang di Indonesia seperti, Taman Nasional Bali Barat dan Kebun Eka Raya di Bali, Taman Hutan Lambusango di Buton, Kebun Raya Bogor dan Taman Safari di Bogor dan lainya. 

2. Wisata Religi dan Sejarah (Religion Toursm)

Wisata Religi. Sumber : Hipwee
Wisata Religi adalah suatu perjalanan yang bertujuan untuk meningkatkan kecintaan kepada agama dan melakukan aktivitas ritual seperti berzikir, berdo'a dan lain-lain dan semata-mata bukan hanya untuk bersenang-senang. Indonesia memiliki kenekaragaman agama. Semua agama hampir ada di Indonesia, hal ini lah yang membuat tempat-tempat religius bisa dijadikan wisata bagi para wisatawan. Contoh wisata religi ini adalah Makam Para Wali, Makam Sultan, dan sebagainya.

Jenia wisata ini seringkali dikaitkan dengan agama, sejarah, adat istiadat, dan kepercayaan umat atau kelompok dalam masyarakat. Wisata ziarah misalnya, banyak dilakukan oleh perorangan atau kelompok ke tempat-tempat suci, ke makam orang besar atau pemimpin yang diagungkan, ke bukit atau gunung yang dianggap keramat, tempat pemakaman tokoh atau pemimpin yang dianggap ajaib dan penuh legenda. 

Wisata Religi ini juga banyak dihubungkan dengan niat atau hastrat sang wisatawan untuk memperoleh  restu, kekuatan batin, keteguhan iman dan tak jarang pula untuk memperoleh berkah dan kekayaan yang melimpah. Dalam kaitannya dengan ini, orang-orang khatolik misalnya melakukan wisata ziarah ke Istana Vatikan di Roma, orang-orang Islam ke Tanah Suci Mekah di Arab Suadi, orang-orang Budha ke tempat-tempat suci agama Budha di India. Nepal, Tebat, dan sebagainya. Di Indonesia banyak tempat-tempat suci atau keramat yang dikunjungi umat-umat beragama tertentu, misaalnya Candi Borobudur, Candi Prambanan, Keraton Kesultanan Buton di Baubau, Pura Basakih di Bali, Sedangsono di Jawa Tengah, Makam Walisongo, Gunung Kawih, Makam Bung Karno di Blitar dan sebagainya.

3.  Wisata Kuliner

Wisata Kuliner Buton. Foto : Amrin Lamena
Untuk jenis wisata yang satu ini semua orang pasti membutuhkannya, wisata kuliner adalah salah satu wisata yang paling dicari oleh para wisatawann. Apa lagi Indonesia menyuguhkan variasi masakan yang sangat banyak dan tentunya enak-enak, sering kali orang-orang ketika berkunjung disuatu daerah yang paling banyak ditanyakan dan dicari adalah masakan kha daerah itu. Jadi kaitanya wisata kuliner ini adalah  sajian masakan khas daerah yang menjadi objek wisata.

4. Wisata Belanja

Wisata Belanja Samarinda. Sumber : pesona.travel 
Sering kali saat setelah liburan tidak membawa buah tangan oleh-oleh tentunya belum terasa lengkap bagi wisatawan. Di Indonesia sendiri untuk wisata belanja hampir ada di semua provinsi dan daerah. Kegemaran masyarakat Indonesia yang hobi belanja membuat wisata belanja menjadi salah satu tujuan populer di kalangan wisatawan. Tempat-tempat wisata belanja ini bisa berupa kios, galeri dan Mall yang menyediakan oleh-oleh khas di daerah yang menjadi tujuan wisatawan.

5. Educational Tourism (Wisata Pendidikan)
    
Wisata Edukasi. Sumber : Dictio.id
Wisata edukasi biasanya juga disebut dengan study tour atau KKL. Wisata ini biasanya untuk siswa atau mahasiswa atau masyarakat kalangan tertentu. Wisata edukasi adalah wisata yang bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan atau keahlian tertentu, seperti bertani, industri atau perusahan, sekolah-sekolah, atau kelembagaan-kelembagaan tertentu. Contoh wisata ini adalah siswa SMA ke perguruan tinggi, kunjungan mahasiswa ke pabrik, atau perusahan dan lain-lain.

Yang paling banyak dikenal di Indonesia wisata edekuasi ini adalah wisata pertanian (Agrowisata). Sebagai halnya wisata industri, wisata pertanian adalah pengorganisasian perjalanan yang dilakukan ke proyek-proyek pertanian, perkebunan, ladang pembibitan, dan sebagainya dimana wisatawan bisa melakukan mengadakan kunjungan dan peninjauan dengan tujuan studi maupun melihat-lihat keliling sambil menikmati segarnya tanaman beraneka warna dan suburnya pembibitan berbagai jenis sayur-mayur dan palawija di sekitar perkebunan yang dikunjungi.

6. Wisata Budaya (Culture Tourism)

Melarung Sesaji Tradisi Maritim Orang Buton. Foto : Rustam Awat
Wisata Budaya adalah perjalanan yang dilakukan atas dasar keinginan untuk memperluas pandangan hidup seseorang dengan jalan mengadakan kunjungan atau peninjauan ke tempat lain atau ke luar negeri, untuk mempelajari keadaan rakyat, kebiasaan adat istiadat mereka, cara hidup mereka, budaya dan seni. Indonesia memilikii  keanekaragaman budaya yang bisa menjadi daya tarik wisata tersendiri. Selain wistawan dalam negeri, wisatawan manca negara pun sangat sangat tertarik untuk melihat wisata budaya yang ada di Indonesia. Wisata budaya ini biasanya adalah ke suatu daerah  yang penduduknya menjunjung tinggi adat atau ciri khas tertentu di daerahnya. Contohnya Kampung Naga  suku baduy di Banten, Bali, pesta kematian Rambu Solo di Toraja, dan lain-lain.  

7. Wisata Berburu

Wisata berburu. Sumber : kaskus.co.id
Wisata berburu ini banyak dilakukan negara-negara yang memiliki daerah atau hutan tempat berburu yang dibenarkan dan gelakan oleh biro perjalanan. Wisata berburu ini diatur dalam bentuk safari buru ke daerah atau hutan yang telah ditetapkan oleh pemerintah negara yang bersangkutan, seperti berbagai negara di Afrika menyediakan tempat untuk berburu  gazah, singa, ziraf, dan hewan lainnya. Di Indonesia, membuka wisata buru seperti di daerah Baluran Jawah  Timur, dimana wisatawan boleh menembak banteng atau babi hutan. 

8. Wisata Politik atau Konvensi

Arena wisata politik Tasik Malaya. Sumber : Tirto,ID
Wisata politik ini sering juga disebut wisata konvensi. Berbagai negara dewasa ini membangun wisata konvensi ini dengan menyediakan berbagai fasilitas gedung dengan ruangan-ruangan tempat bersidang bagi  para peserta suatu konferensi, musyawarah, konvensi atau pertemuan lainnya baik yang berskala nasional maupun internasional. Indonesia memiliki Balai Sidang Senayan di Jakarta untuk tempat penyelenggaraan sidang-sidang pertemun besar dengan perlengkapan modern.

Biro konvensi yang ada di Jakarta berusaha dengan keras menarik untuk menarik organisasi atau badan-badan nasional maupun internasional untuk mengadakan persidangan di pusat konvensi ini dengan menyediakan faslitas akomodasi dan sarana pengangkutan dengan harga reduksi yang menarik serta menyajikan program-program atraksi yang menggiurkan.


Nah itu dia jenis-jenis wisata yang ada di Indonesia dan contohnya. Semoga informasi ini membantu para pembaca sekalian.  

Posting Komentar

0 Komentar