Benteng Terluas di Dunia Ada di Pulau Buton



Pulau Buton - Baubau merupakan sebuah kota di Pulau Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Bukan seperti arti bau yang menggambarkan sebuah aroma, Baubau memiliki arti kata baru. Karena di zaman dulu di daerah ini merupakan pemukiman baru yang selalu mengalami pembarun dari penduduknya.

Panorama alam di atas Benteng Keraton Buton
Untuk mencapai Kota Baubau di Pulau Buton, dari Jakarta-ibu kota Indonesia, seorang traveler yang menempu perjalanan udara akan memakan waktu selama 2,5 jam ke ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar. Dilanjutkan dari Makassar ke Bandara Betoambari Baubau selama 1 jam.

Baubau, di pusat Pulau Buton dikenal dengan sejarah Kerajaan Buton, tak ayal kota ini mewarisi banyak peninggalan sejarah. Salah satu peninggalan sejarah Kerajaan Buton yang kemudian bermetamorfosis menjadi sebuah kesultanan pada masa raja ke 4 Sultan Murhum, yang paling kasat mata adalah Benteng Keraton Buton.

Percaya kah Anda Benteng Keraton Buton merupakan benteng terluas di dunia?

Tekstur Benteng Terluas di Dunia. Benteng Keraton Buton
Benteng Keraton Buton memiliki luas 23.374 hektar, dan Benteng Keraton Buton telah ditetapkan sebagai benteng terluas di dunia dengan menerima penghargaan Museum Rekor Dunia (MURI) dan Guinness Book Of Record, yang dikeluarkan pada bulan September 2006 sebagai kastil terbesar di dunia.

Kerajaan Buton sendiri berdiri sejak tahun 1332 M. Dan Benteng Keraton ini dibangun pada abad ke-16 tepatnya pada tahun 1591 M pada masa Sultan Buton ke 3 dan disempurnakan pada masa Sultan Buton ke 7. Ya, Kerajaan Buton memiliki asah pemerintahan yang panjang, bahkan sultan terakhir merupakan sultan ke 38 dan hingga kini Benteng Keraton Buton masi kokoh bediri di atas bukit Kota Baubau, menyatakan besarnya kerjaan Buton di masa lalu.  

Benteng ini memiliki panjang 2.740 Meter dengan ketebalan 1 sampai 2 meter dan tingginya berfariasi, dari 2 meter hingga 8 meter. Dinding benteng ini disusun dari batu kapur, awalnya disatukan bersama mortal putih telur. Berdiri di atas bukit strategis di atas Kota Baubau dan menampilkan 12 pintu masuk dan 16 meriam yang mengarah ke pantai, dinding benteng awalnnya berfungsi untuk melindungi istana Sultan yang berdiri di jalan di atas benteng itu. Benteng Istana Buton menahan musuh selama hampir empat abad dan merupakan salah satu alasan utama mengapa Kesultanan Buton masi ada hingga saat ini.

Kasulana Tombi dan Masjid Agung Keraton Buton
Selain benteng, di dalam benteng keraton ini ada bangunan bersejarah lainnya, di antaranya tiang bendera tertua di dunia, oleh masyarakat Buton menyebutnya kasulana tombi yang, usia pengibar bendera Kesultanan Buton ini suda mencapai lebih dari 300 tahun. Ada pula batu Batu Popaua, batu berlubang yang merupakan tempat pelantikan sultan. Di batu ini, Sultan yang terpilih di lantik oleh Siolimbona (Dewan Perwakilan Rakyat) dengan dikelilingi payung dan sultan mencelupkan kakinnya sebagai simbol kesucian.  

Di dalam benteng ini, ada pula tempat religi yang diagungkan masyarakat Buton yakni Masjid Agung Keraton Buton dan beberapa situs bersejarah lainya seperti Malige, yang merupakan istana tempat tinggal sultan Buton. Di Baubau hingga saat ini terdapat empat istana yang merupakan tempat tinggal sultan, dua di antaranya berada di kawasan benteng keraton, sementara dua lainya berada di luar keraton.

Benteng Keraton Buton
Dalam buku Prof. Susanto Zuhdi, diketahui dimasa kesultanan buton dikenal istilah 'labu rope labu wana' yang mengisyarakatkan pertahanan kesultanan buton, jika musim barat tiba harus menghadapi gempuran dari Kerajaan Goa dan saat musim angin timur, kesultanan buton harus bertahan dari gempuran bajak laut tobelo, dan kerajaan ternate serta VOC Belanda sehingga benteng ini dibuat oleh Sultan kala itu. Karena di depan benteng kesultanan buton ini merupakan jalur perdagang internasional untuk menuju pasar utama yang berada di Ternate.

Letak Pulau Buton memang sangat strategis, hingga saat ini, Pelabuhan Murhum yang berada di pusat pulau yakni Kota Baubau tidak pernah absen dari hilir mudik kapal penumpang dan kapal bongkar muat barang, karena Baubau telah lama menjadi jalur penghubung antara Indonesia bagian barat dan timur.

Spot Foto Benteng Keraton Buton
Banggalah Indonesia memiliki kerajaan yang sangat besar dengan benteng terluas di dunia! Benteng Keraton Buton saat ini selain menjadi tempat wisata budaya dan religi, di atas benteng ini juga kita dapat menikmati sunset yang sempurna, plus pemandangan Kota Baubau dan sekitarnya yang sang memukau. 

Posting Komentar

0 Komentar