Gua-Gua Terindah dan Menantang di Buton Tengah Yang Lagi Hits di Kalangan Traveler

Gua di Buton Tengh - Inilah  daftar gua terindah dan menantang di Buton Tengah yang lagi hits di kalangan traveler. Dari mulai gua terbaik yang tersembunyi, belum terjamah, masi sepih pengunjung, sampai yang suda  populer ada semua di Buton Tengah. Sebagai daerah yang dikenal dengan predikat “Negeri Seribu Gua”. Kabuapten yang berada di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Indonesia ini memang memiliki berbagai jenis gua yang indah dan bagus untuk berenang, berjelajah dan diving (menyelam) bagi para traveler.

Buton Tengah memiliki banyak jenis gua kering dan berair yang memiliki keindahan dan keunikan tersendiri. Beberapa diantaranya terdaapat Gua baru dan letaknya tersembunyi bahkan masih jarang dikunjungi oleh wisatawan (Traveler) atau masi perawan alias belum terjamah.

Jadi, tak heran jikalau daerah yang berada di Pulau Muna ini menjadi tempat wisata (travel) favorit dan populer bagi wisatawan (Traveler) pecinta petualangan alam dalam gua. Nah, diantara sekian ribu daftar gua di Buton Tengah, kira-kira gua mana saja yang wajib anda kunjungi saat liburan di Buton Tengah? Dilansir dari berbagai sumber dan  rilis resmi dari pemerintah Kabupaten Buton Tengah, berikut nama-nama gua di Buton Tengah yang indah, menantang dan terkenal dikalangan para traveler Indonesia maupun traveler mancanegara.

Gua Yang Indah, terunik dan Menantang di Buton Tengah yang lagi hits

1. Gua Maobu 
     
Gua Maobu. Sumber : @bernad25

Ini dia gua yang terindah, cantik dan unik di Buton Tengah yang lagi hits alias naik daun belakangan ini. Namanya Gua Maobu, gua yang terletak di Desa Lalibo, Kecamatan Mawasangka Tengah ini, di kalangan wisatawan (Traveler) dikenal juga dengan penyebutan Pantai Maobu, karena letaknya tepat di pinggir pantai Teluk Liana Banggai.

Setiap traveler (wisatawan) yang mengunjungi gua di Desa Lalibo ini, akan tertarik untuk berenang dan bermain dengan airnya yang jernih kebiruan dan sejuk. Ketika disana, trevel juga akan mendapatkan pemandang alam dengan landscape pantai berupa bebukitan, air laut yang jernih kebiruan, tanjung, dan pulau-pulau kecil di Teluk Liana Banggai.

Pantai Gua Maobu. Sumber : Fb. Ephyi Epi
Jika Anda berkunjung ke gua sekaligus pantai ini, bersama keluarga dan anak-anak. Para traveler tidak perlu susah-susah untuk  mencari lokasinya, karena Gua Maobu tepat berada di pinggir jalan poros Mawasangka. Untuk masuk dilokasi ini, wisatawan (traveler) cukup mengeluarkan gocek sejumlah Rp.2 ribuh untuk motor dan mobil sejumlah Rp.5 rupiah.


Soal fasilitas, destinasi wisata (travel) yang satu ini memeliki fasilitas yang cukup lengkap. Ruang parkir, bangunan MCK, gazebo untuk bersantai, plus mushola untuk melaksanakan sholat ketika berada disana. Hanya satu, saat berkunjung disini dalam waktu beberapa jam bersama keluarga dan anak-anak, Anda perlu membawa bekal sendiri. Di Gua ini, belum ada warung makan yang menyediakan makan ataupun minuman untuk para traveler yang berkunjung. Untuk memperoleh  makan dan minuman, Anda perlu kepusat Desa Lalibo yang jaraknya kurang  lebih 300 meter.

      2.   Gua  Koo


Gua Koo. Sumber : Xaverius endro
   Masi di Kecamatan Mawasangka Tengah, gua yang indah dan unik yang wajib dikunjungi berikutnya adalah Gua Koo. Tempat wisata ( travel ) gua yang tak jauh dari Gua Maobu ini terletak di Desa Lantongau. Kedalam Gua ini kurang lebih 50 meter dan memiliki air yang bening seperti kaca.

Jika Anda pernah menonton atau penggemar Pirates Of The Caribbean, dan ingin mencari mata air keabadian yang diincar oleh Kapten Jack dan Kapten Barboso dalam filem serial tersebut, maka akan Anda temukan di Goa Koo. Bahkan gua yang satu ini pernah menarik perhatian salah satu orang terjenius di Indonesia sekaligus mantan presiden ketiga bangsa ini untuk menelitinya. BJ Habibie sempat tertarik akan kejernihan Gua Koo. Dan menurut salah seorang peneliti yang datang, air yang berada di Gua Koo merupakan salah satu air terbaik yang ada di Indonesia.

Gua Koo. Sumber : @athank-prasakti
Kalau Anda ingin berkunjung ke Gua Koo, sebaiknya Anda berkunjung pada pagi hari. Saat siang hari, sinar matahari berada membelakangi mulut gua, sehingga airnya menjadi gelap dan kurang berwarna kebiruan. Dan jangan lupa, ketika berada disini selakan perhatikan tata tertib yang dipajang di mulut gua. Ya,  di  Goa Koo, Anda tidak diperkanankan berenang di kolam airnya, hanya boleh mengambil gambar dan membasu wajah.

      3.      Gua Loba-Loba


Gua Loba-loba. Sumber : Dokumentasu Rock N Rool divers

Untuk yang satu ini, Buton Island Travelling menawarkan gua yang unik dan berbeda dengan gua-gua sebelumnya. Karena Gua yang satu ini hanya dapat  diakses di dasar laut. Jadi bagi traveler yang jago dan hobi diving patut mencoba menyelam di Gua Loba-loba. Gua Loba-Loba merupakan gua yang indah serupa terowongan yang menghubungkan bawah laut dan daratan  di Desa One Wara, Kecamatan Lakudo.

Kedalaman Gua Loba-Loba sendiri mencapai kurang lebih 27 Meter. Di sekitar mulut gua, traveler (wisaatawan) yang menyelam di gua ini akan melihat pemandangan bawah laut yang dihiasi terumbu karang dan berbagai jenis biota yang menamba ke indahan dan keseruan saat diving di destinasi yang satu ini.
Gua Loba-loba. Sumber : Dokumentasu Rock N Rool divers
Di dalam gua, sesuai namanya Loba-Loba (Loba dalam bahasa Wolio yang berarti lopster). Anda akan menyaksikan kawanan loptes sampai puluhan jumlahnya, Gua Loba-Loba seperti rumah yang nyaman bagi biota laut yang satu ini. Dan di ujung gua, Anda akan menyaksikan cahaya dari langit yang menabjukan, light of god at loba-loba cove. Ya, cahaya yang masuk di sela-sela liang yang menembus air dalam Gua Loba-Loba akan membuat Anda tercengang dan mau berlama-lama berada di dalam karya Tuhan yang satu ini.

      4.      Gua Oe Mamba


Danau Oe Mamba. Foto : Amrin Lamena

Untuk destinasi wisata yang berada di Desa Bungi, Kecamatan Mawasangka Timur ini, merupakan salah satu jejak karya tuhan yang sangat memukau, tapi tak begitu populer. Bahkan ketika berkunjung ke sana, wisatawan akan merasa biasa saja, atau merasa bahwa itu bukanlah gua tapi lebih mirip danau atau sebuah telaga. Ya, itu benar, itu  adalah sebuah Danau Oe Mamba jika hanya dilihat kasat mata dari atas.

Destinasi wisata (travel) yang satu ini sangat unik. Terdapat dua gua horizontal di dasar danau ini. Namanya Gua Oe Mamba dan Gua Topa Sohi. Kedua Gua ini dibatasi sebuah batu karang raksasa. Dan untuk mencapai gua ini, harus menyelam sedalam 75 meter. Destinasi yang satu ini diketahui belum lama dan tergolong baru.

Goa Oe Mamba. Sumber : Dokumentasu Rock N Rool divers

Untuk bagi sahabat traveling pecinta dan hobi diving, maka Anda patut mencoba untuk menyusuri pesona keindahan dan keunikan dari Gua Oe Mamba, tapi Anda yang baru belajar, sebaiknya urungkan dulu niat Anda dan cukup snorkeling dan menikmati kejernihan air dari Danau Oe Mamba. Sebab, untuk sampai menyusuri gua ini dibutuhkan pernafasana yang baik dengan menyelam sampai 75 kilometer di dasar permukaan laut.

      5.  Gua Inoli
Gua Inoli. Sumber : @naim1218

Gua selanjutnya kita akan kembali di Desa Lalibo, Kecamatan Mawasangka Tengah. Ada Gua Inoli disana. Gua Inoli merupakan Gua yang tak kalah menantang dan uniknya, gua yang satu ini dari atas mulut Gua terlihat persis seperti Gua Koo. Jangan salah, berbeda dengan Gua Koo, Gua Inoli memiliki kedalaman air hingga puluhan meter dan penjajakan sampai kedasar Gua membutuhkan alat diving.

Gua Inoli. Sumber : Dokumentasu Rock N Rool divers
Ketika Anda menyelam dalam Gua Inoli, Anda akan disugukan pemandangan yang menabjubkan perpaduan air yang biru dengan stalaktil dan stalamit gua yang hijau. Ditamba lagi ketika beruntung, di Gua Inoli, para penyelam akan merasakan seperti melayang-layang di atas cahaya yang muncul dari sela-sela mulut gua dan menembus kedalaman air.

      6.      Gua La Umehe


Gua Laumehe. Sumber : Fb.Oskar Wantopy
Gua yang satu ini berbeda dengan Gua-gua yang sebelumnya di atas. Gua yang berada di Desa Wantopi, Kecamatan Mawasang Timur ini, merupakan Gua kering yang indah dan menantang. Di dalam gua ini juga memiliki mata air di ujung gua, hanya kedalamanya tak seberapa, seperti kolam yang menampung mata air dari tetesan air dari langit-langit gua. Hingga air dari gua ini sangat dingin tapi menyejukan.

Untuk mencapai kedalaman dari Gua La Umehe ini, sahabat traveling harus melewati medan yang cukup menantang dan kedalamannya bisa mencapai 86 meter. Jalan dalam gua berkelok-kelok, dan menanjal. Sehingga sangat cocok bagi traveler yang suka dengan tantangan alam untuk ditaklukan.

Tapi jangan salah, Gua La Umehe memiliki stalaktil serta stalagmil, sehingga dinding-dinding di Gua La Umehe ini seperti mengeluarkan cahaya yang berwarna warni yang indah. Untuk lokasi Gua La Umehe sendiri berjarak kurang lebih 100 meter dari pemukiman warga Desa Wantopi sehingga bagi wisatawan tidak terlaluh jauh berjalan kaki untuk sampai ke gua ini.

Itulah 6 Gua Terindah dan menantang di Buton Tengah yang lagi hits. Jangan salah, masi banyak gua-gua dan tempat destinasi lainnya yang akan Anda jumpai di Negeri Seribu Gua ini. Sekalipun salah satu tempat wisata gua berair ada di Thailand. Namun tak sejernih dengan gua-gua yang berada di Kabupaten Buton Tengah, model stalaktil dan stalaknitnya pun lebih beragam.

Buton Tengah seperti kepingan surga kecil yang tersembunyi di Sulawesi Tenggara dan minyampan banyak destinasi pariwisata yang indah layaknya seperti dalam filem serial Pirates Of The Caribben. Jika Anda mencari pantai yang indah dan tebing yang memukau seperti tempat berlabunya kapal blackpearl, maka para sahabat traveler tidak akan kesulitan menemukannya di Buton Tengah.

Pasir Timbul  Desa Balobone. Sumber : @la-poer

Begitu pun juga jika Anda mencari tempat pertarungan antara Kapten Jack dan Angelica, maka Anda cukup datang ke pesisir pantai Buton Tengah yang memiliki bungin-bungin (gundukan pasir yang menonjol di lautan) yang banyak tersebar di daerah ini. Begitu juga jika Anda mencari mata air keabadian yang diburu oleh Kapten Jack dan Kapten Barboso, maka Anda akan dapatkan di banyak tempat yang tersebar hampir disetiap kecamatan dan desa di daerah berjuluk ‘Negeri Seribu Gua’  ini.

Travelers, Anda yang mau berlibur di Kabupaten Buton Tengah mesti transit dulu di Kota Kendari atau Kota yang paling dekat, yakni Baubau.

Posting Komentar

0 Komentar