10 Prinsip Daerah Yang Menjadi Tujuan Travelling

Ritual Santiago di Kesultanan Buton. Foto : La Yusrie

Di Indonesia sebagai negara maritim terluas di dunia yang terdiri atas 17.508 pulau, sekitar 6000 pulau belum berpenghuni.  Tak heran kalau Indonesia bisa dijuluki negara berjuta wisata. Diman daerah di Indonesia yang paling banyak menjadi tujuan travelling wisatawan saat ini adalah Bali, Yogyakarta, dan Bandung.

Siapa tidak kenal Bali, Pulau Dewata ini bahkan lebih familiar dibanding nama Indonesia sendiri di mata para travelling Internasional. Yang kedua adalah Yogyakarta, daerah yang di kenal sebagai kota pelajar ini menjadi daerah tujuan yang banyak dikunjungi  para traveling internasional maupun dalam negeri. Selain Bali dan Jogja, salah satu daerah yang paling diminati para travelling adalah Bandung. 

Selain tempat wisatanya  keren-keren dan nyentrik yang menjadi daya tarik para wisatawan. Ternyata ada prinsip-prinsip pengelolaan dari tiga daerah itu sehingga selalu mampu menarik wisatawan dan betah berlama-lama di daerahitu.

Penasaran apa saja prinsip-prinsip itu? Baik, kali ini kami rangkumkan 10 prinsip yang wajib diperhatikan bagi suatu daerah sehingga bisa menjadi tujuan dari para travelling dan betah untuk berlama-lama.

Berikut 10 Prinsip Daerah Yang Menjadi Tujuan Travelling :

1. Welas Asih

Welas Asih adalah sebuah rasa kasih sayang yang menggabungkan empati dan empati. Unutk daerah ini  sangat penting kareana daerah yang memiliki Weles Asih pasti menjunjung Variasi sosial budaya yang berpijak pada nilai-nilai asih, silih asah dan silih asuh.


2. Inklusif

Inklusif maksutnya adalah memuliahkan nilai-nilai guna menumbuh kembangkan semangat kebersamaan, solidaritas dan perdamaian. Ya, bayangkan saja jika daerah itu kajau dan rawan konflik pasti tidak akan di kunjungi para traveling atau bahkan akan dijauhi.

3. Pelindung HAM

Daerah yang membahas segenap hak ekonomi, sosial dan budaya masyarakatnya. Ya, penegakan Hak Asasi Manusia hari ini menjadi perhatian seluruh masyrakat dunia. Jika pelanggaran HAM masi suka terjadi di suatu daerah maka ini juga akan menjadi penilaian tersendiri bagi para travelling.

4.  Pemulia Kreatifitas

Kenapa Pemulia Kreatifatas? Karena daerah-daerah yang menjadi kunjungan pariwisatawan pasti daerah yang memiliki berbagai macam kreatifitas. seperti kerajinan tangan untuk cenderamata mata atau ole-ole. Daerah yang memulikan kreatifitas sangat mendukung mengembangkan kecerdasan, kearifan lokal, keterampilan, daya cipta dan kemampuan nalar,ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai dasar.

Baca Juga : Mengenal Pariwisata, Ini Definisi Lengkap Menurut Para Ahli
5. Tumbuh bersama Lingkungan Lestari

Daerah senantia hidup selaras dengan dinamika lingkungan dan alam sekitar. Suda pasti wisatawan tidak akan mungkin berkunjung di tempat yang lingkungan rusak. Kalau seperti toh apa yang mau dinikmati. Hehehe

6. Pemeliharaan Kearifan Sejarah serta Semangat Pembangunan Untuk Pembaharuan

Yang ke enam ini, memelihara kearifan sejarah serta semangar pembangunan untuk pembaharuan, maksutnya sejarah di daerah selalu dirawat dan dalam pembangunannya selalu memperhatikan sejarah awal daerah itu, dengan begitu menciptakan masa depan yang lebih baik untuk seluruh masyarakatnya.

7. Dikelola secara Transparan, Adil dan Jujur

Daerah yang paling disukai atau diminati oleh para travelling khususnya dari laur negeri adalah daerha yang selalu mengedepankan nilai-nila gotong royong dan kolaborasi serta membuka akses dan partisipasi masyarakat untuk membangun daerahnya.

8. Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakatnya

Selalu berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan, kebahagiaan, dan kualitas hidup masyarakatnya. Artinya wisatawan tidak akan mungkin berkunjung di daerah yang sedang dilanda kelaparan. Cos, wisatan pada umumnya melakukan travelling bukan untuk kerja-kerja sosial, melainkan untuk berseng-senang dan menikmati kedamayan.

9. Memanfaatkan Energi Terbarukan

Senantiasa berusaha untuk memenuhi kebutuhan energi yang didukung dan dipertahankan. Ya, karena pada umumnya jika pemakaian masyarakat selalu berupa energi yang tidak bisa diperbaharui suda pasti akan menghasilkan sampah.

10. Penyediaan Fasilitas Umum Yang Layak

Dan terakhir dan yang paling penting adalah Fasilitas umum yang  ramah untuk semua kalangan termasuk kelompok masyarakat rentan dan berkebutuhan khusus. Kemudahan fasilitas di suatu daerah sangat mempengaruhi minat wisatawan untuk berkunjung.

Nah, jadi itu yang diperhatikan bagi setiap pihak yang berkecimbung dalam dunia wisata, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat secara perorangan.

Posting Komentar

0 Komentar